Wednesday, September 30, 2015

Cara ngecilin perut habis melahirkan...


Mengecilkan Perut Sesudah Melahirkan memang sering menjadi masalah untuk wanita. Perut tetap buncit sesudah melahirkan memang sering dialami oleh wanita sesudah persalinan. Proses melangsingkan perut sesudah melahirkan memang tidak bisa instan, & harus secara bertahap.

Agar proses mengecilkan perut sesudah melahirkan normal, bisa dilakukan cara sebagai berikut:

Menyusui bayi, bisa mengurangi 5000 kalori bunda sehingga bisa mengurangi lemak menumpuk pada perut.

Mengkonsumsi makanan porsi sedikit namun menambah intensitasnya lebih sering. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak serta kalori di dalam tubuh.

Melakukan pola hidup sehat, memilih makanan makanan rendah lemak & rendah kalori. Namun tentu kita tidak perlu menghindarinya sama sekali, karena buah hati Bunda membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan.

Memperbanyak konsumsi air putih, agar tubuh terutama saluran pencernaan Bunda bersih dari berbagai macam penyakin & racun. memperbanyak konsumsi air putih, juga bisa membantu Bunda menahan Lapar serta mencairkan konsentrasi sodium di dalam tubuh.

Melakukan olahraga ringan seperti senam, lebih dikhususnya untuk mengencangkan kembali otot-otot perut. Adapun gerakan bisa dilakukan adalah menarik perut ke bagian dalam, cara mengontraksikan pada otot perut, kemudian menahannya selama beberapa menit. Bunda juag bisa melakukan gerakan shoulder lift atau sit-up.Untuk meminimalkan resiko bahaya Mengecilkan Perut Sesudah Melahirkan Normal, sebaiknya Bunda terlebih dahulu melakukan konsultasi dokter. Hal ini bertujuan untuk memastikan keadaan tubuh sudah mampu untuk melakukan berbagai gerakan tersebut diatas.

Ringkasan:

Perut Gendut pada wanita sesudah melahirkan menjadi hal wajar & bisa diatasi cara alami,
Cara Mengecilkan Perut Sesudah Melahirkan adalah mengatur pola makan, pola minum & olahraga ringan,
Sebelum melakukan olahraga untuk mengecilkan perut, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dokter.

Tuesday, September 29, 2015

Cara mengatasi mata bayi lengket



Mata Bayi Lengket sering terjadi diketika bangun tidur di pagi hari. Namun apabila Mata lengket disebabkan karena kondisi tidak normal, maka biasanya akan disertai adanya cairan keruh dimata bayi. Bahaya atau tidaknya Mata bayi lengket, harus dilihat gejala dialami bayi. Hal ini bertujuan agar bisa memberikan penangan secara tepat & tidak memperparah keadaan.

Adapun penjelasan mengenai penyebab & bagaimana mengatasi Mata Bayi Lengkat adalah sebagai berikut:

Mata Bayi Lengket karena Kontaminasi ketika Persalinan

Mata Bayi Lengket bisa disebabkan karena adanya kontaminasi cairan ketuban atau darah ketika persalinan. Hal ini menyebabkan mata bayi terinfeksi sehingga terlihat keruh & mengalami kecoklatan namun tidak berbau. Untuk mengatasi kondisi ini, bunda bisa membersihkan mata bayi sehingga mengurangi infeksi lebih parah. Pemberian obat, sebaiknya resep dokter agar sesuai gangguan mata dialami oleh bayi.

Mata Bayi Lengket karena Infeksi Kuman Ketika Persalinan

Infeksi dialami ibu hamil juga bisa menular kepada bayi khususnya pada mata bayi. Hal ini ditandai kondisi mata bayi terlihat kekuningan atau bahkan hingga kehijauan & berbau. Pada kondisi tertentu bayi juga bisa mengalami bengkak & kemerahan karena radang. Apabila hal ini terjadi pada buah hati bunda, maka segera lakukan pemeriksaan & gunakan obat dari dokter sesuai petunjuk agar mata bayi cepat sembuh.

Mata Bayi Lengket karena Gangguan Anatomis

Gangguan Anatomis menyebabkan mata bayi lengket, adalah adanya sumbatan air mata berada di saluran penghubung antara kantung mata rongga hidung. Air mata tergenang menyebabkan debu menempel & memicu infeksi tidak disertai bau. Gejala Gangguan Anatomis pada mata bayi ini ditandai mata selalu berair & menimbulkan belek di pagi hari. Untuk mengatasi kondisi ini mata bayi harus menbisakan perawatan baik dalam keadaan sehat (tidak lengket & berair) atau sedang berada dalam kondisi tidak sehat.

Cara Membersihkan Mata Bayi Lengket

Mata bayi lengket, harus diperlakukan secara khusus sehingga tidak menyebabkan gangguan lebih parah. Adapun pembersihan bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

Sebelum membersihkan mata, pastikan bunda telah mencuci tangan sampai bersih.
Membersihkan mata bayi bisa dilakukan ketika memandikan bayi.
Bersihkan mata bayi menggunakan bahan lembut seperti kapas dicelupkan pada air hangat.
Bersihkan mata bayi dari bagian tengah kebagian arah luar mata. Lakukan secara beberapa kali secara lembut, sehingga kotoran bayi hilang. 
Hindarikan bayi dari debu atau kotoran membuat infeksi mata semakin parah.
Pastikan ruangan bayi selalu dibersihkan & menbisakan pergantian udara cukup.Apabila mata bayi lengket seperti gejala-gejala diatas, & terjadi lebih dari 3 hari, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. & pastikan jangan memberikan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dokter.

Ringkasan:

Mata Bayi Lengket bisa diakibatkan karena adanya infeksi atau gangguan anatomis,
Ketika membersihkan mata, sebaiknya bunda menjaga kebersihan mata & melakukan sangat lembut.
Apabila mata bayi lengket disertai gejala infeksi terjadi selama 3 hari segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Kalau artikel diatas bermanfaat, lebih baik kita berlangganan di bawah ini

Monday, September 28, 2015

Cara mengatasi gangguan kesehatan pasca melahirkan


Kehamilan selama 9 bulan & proses persalinan tentu membuat ibu hamil mengalami perubahan secara fisik & psikologi. Banyak wanita sesudah melahirkan akan mengalami masalah cukup mengganggu kesehatan maupun penampilan. Sehingga tentu mereka membutuhkan informasi mengenai cara-cara tepat untuk mengatasinya.

Adapun beberapa cara mengatasiGangguan Kesehatan sesudah melahirkan, adalah sebagai berikut:

Mengatasi Keletihan Sesudah Melahirkan
Banyak wanita merasakan keletihan dalam waktu lama, disertai kondisi ba& lemas. Hal ini diperparah situasi ibu harus mengurus & menyusui bayi. Kondisi keletihan harus segera diatasi, agar ibu bisa segera merawat bayinya secara maksimal, cara:

Memanajemen waktu tepat, apabila bayi kita sedang beristirahat maka kita juga harus beristirahat.

Apabila ibu menyusui kewalahan pekerjaan rumah, mintalah bantuan orang- orang terdekat untuk membantu meringankan pekerjaan.

Konsumsi makanan memenuhi gizi dalam jumlah cukup. kurma & madu bisa menjadi pilihan untuk menjaga tubuh.

Pastikan minum cukup agar tubuh ibu sesudah melahirkan tidak lemas.

Mengatasi Kontraksi Rahim Sesudah Melahirkan
Ibu sesudah melahirkan masih mungkin mengalami kontraksi rahim, ditandai kejang atau kram perut. Kondisi ini terjadi karena merupakan cara untuk mengerutkan kembali pembuluh darah terbuka karena terpisah ari-ari. Kontraksi rahim biasanya akan meningkat diketika kita menyusui, karena reaksi hormon oksitosin. Untuk mengatasi Kontraksi Rahim sesudah melahirkan, kita mengatur pola istirahat, & apabila kontraksi semakin meningkat segera konsultasikan ke dokter atau bidan.

Mengatasi Darah Berlebih Sesudah Melahirkan

Masa Nifas Ibu Melahirkan, tentu akan semakin sedikit dari hari kehari. Sehingga apabila seorang wanita mengalami pendarahan nifas semakin hari semakin meningkat, maka segera lakukan pemeriksaan kepada dokter. Namun apabila pendarahan banyak hanya terjadi dua hingga tiga hari volume darah semakin sedikit, hal tersebut merupakan hal biasa & akan normal diketika ibu cukup beristirahat.

Mengatasi Masalah Buang Air Kecil Sesudah Melahirkan

Ibu Sesudah melahirkan, biasanya kandung kemih membutuhkan pengosongan selama 6 – 8 jam. Namun bagi kita sulit kencing sesudah melahirkan, bisa melakukan jalan jalan untuk menggerakan otot-otot, & meningkatkan konsumsi air harian. memenuhi kebutuhan cairan tubuh seperti minum air cukup setiap harinya. Apabila gangguan kencing belum juga teratas, kita bisa mencoba berendam di air hangat menimbulkan keinginan untuk buang air kecil.

Ringkasan:

Persalinan merupakan proses panjang memicu beberapa masalah pada wanita,
Gangguan Kesehatan sering dialami wanita sesudah melahirkan adalah keletihan, kontraksi rahim, darah nifas berlebih & gangguan kencing.

Kalau artikel diatas bermanfaat, lebih baik kita berlangganan di bawah ini :

Sunday, September 27, 2015

Do'a ibu hamil & melahirkan..


Ibu Hamil usia kehamilan trimester, biasanya sering mengalami kecemasan membuat semakin khawatir menghadapi persalinan, hal ini terutama untuk persalinan bayi pertama. Untuk mengatasi kondisi ini, ibu hamil harus bisa mengelola kondisi psikis. Bagi ibu hamil muslim bisa membaca doa-doa mampu memberikan ketenangan secara batin menjelang persalinan. Doa menjelang persalinan bisa dibaca secara rutin sesudah melaksbayian solat wajib, sholat sunah atau ketika kita bersantai.

Adapun beberapa doa Ibu Hamil bisa dibaca untuk melancarkan proses persalinan, adalah sebagai berikut:

1. Doa Ibu Hamil Menjelang Persalinan di waktu santai

Doa dibawah ini bisa dibaca sebanyak mungkin di waktu senggang ibu hamil, sehingga perasaan ibu hamil lebih siap dalam menghadapi persalinan :

“Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yun”

Artinya : "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami & keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), & jadikanlah kami imam bagi orang-orang bertakwa”. (QS. 25:74)

2. Doa untuk memudahkan melahirkan

Doa dibawah ini baik dibaca diketika menjelang persalinan, bisa dilakukan oleh ibu hamil & orang ikut menemani ketika persalinan:

“ Hannaa Waladat Maryama Wa Maryama Waladat ‘Iisaa Ukhruj Ayyuhal Mauluudu Biqudrotil Malikil Ma’buudi “.

Artinya : “ Hana melahirkan Maryam, sedangkan Maryam telah melahirkan ‘Isa. Keluarlah (lahirlah) hai bayi sebab kekuasaan Raja (Allah) disembah “.

3. Doa sesudah bayi diadzani

Sesudah bayi lahir kemudian diadzani, sebagai orang tua bisa membacakan doa di telinga sebelah kanan sebagai berikut :

“Innii u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minas syaithoonir rojiimi” Artinya : "Sesungguhnya aku mohon perlindungan untuknya serta bayi-bayi keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan terkutuk." (QS. 3:36).

Dilanjutkan membaca kalimah iqomah ditelinga sebelah kiri sambil dibacakan doa berikut :

“Allaahumma baarik lanaa wa lihaadzal waladi fii hayaatihii wa thowwil ‘umrohuu bi thoo’atika Yaa arhamar Roohimiin”

Artinya : “Ya Allah, berikanlah keberkahan pada kami & bayi ini, serta panjangkan umurnya senantiasa (menjalani) taat kepada-Mu wahai Dzat paling menyayangi diantara menyayangi”.

Ringkasan:

Perasaan cemas ketika menjelang di akhir trimester kehamilan memang biasa terjadi, sehingga harus dikelola dengna baik,
Kecemasan berlebihan pada ibu hamil tentu akan merugikan ibu hamil sendiri & janin di dalam kandungan,
Untuk mengurangi kecemasan, ibu hamil bisa membaca doa-doa kepada Allah SWT.


Kalau artikel diatas bermanfaat, lebih baik kita berlangganan di bawah ini :

Saturday, September 26, 2015

Hal2 sederhana yg mengganggu kesehatan...


Gangguan Kesehatan adalah kondisi dimana tubuh atau pikiran seseorang tidak lagi dalam kondisi normal. Gangguan Kesehatan bisa dideteksi oleh orang-orang di sekitar, namun ada hanya bisa dirasakan sendiri. Adapun penyebab Gangguan Kesehatan bisa beragam, baik dari faktor serius atau faktor sederhana.

Faktor sederhana bisa memicugangguan kesehatan, biasanya disebabkan karena kesibukan & rutinitas setiap hari. Apa saja kebiasanan sederhana bisa meicu gangguan kesehatan? Diantaranya adalah sebagai berikut:

Tidak Mencuci Tangan sebelum melakukan suatu aktivitas terutama sebelum makan akan berdampak luar biasa. Asal muasal penyakit menular sering terjadi dari kuman menempel di tangan. Sehingga Kedua tangan harus dicuci menyeluruh menggunakan air mengalir ditambahkan sabun hingga ke sel jari & kuku sebelum mengkonsumsi makanan.

Menyilangkan Kaki diketika Duduk bisa meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh hingga mencapai 7%. Hal ini dikarenakan, karena diketika seseorang menyilangkan kaki maka terjadi peningkatan tekanan di sendi pinggul & bisa menyebabkan pengumpulan darah di kaki.

Makan sambil berjalan atau terburu-buru, akan menghilangkan keadaan rileks. Hal ini akan menghambat kinerja Enzim. Agar proses pencernaan tetep lancer, sebaiknya sisihkan waktu setidak 10 menit untuk makan dalam suasana rileks.

Menahan Kencing, alasan apapun akan meningkatkan resiko infeksi saluran kemih.

Terlalu Lama Mengemudi, tidak diimbangi waktu istirahat cukup bisa meningkatkan tekanan darah di kaki hingga menyebabkan aliran darah tidak lancar. Untuk mengatasi gangguan kesehatan ini, pastikan beristirahat setalah mengemudi selama 1-2 jam.

Terlalu sering membawa beban berlebihan, seperti Tas bisa menyebabkan ketidakseimbangan otot & nyeri bahu& berisiko besar terkena penyakit tulang belakang.

Lupa Minum, bisa memicu dehidrasi sehingga tubuh akan mudah terserang penyakit.Sesudah memahami kondisi diatas, maka sebaiknya kita menghindari kebiasaan-kebiasaan kurang baik tersebut & meningkatkan konsumsi makanan memiliki asupan gizi baik untuk kesehatan lebih baik.

Ringkasan:

Deteksi Gangguan Kesehatan bisa oleh orang lain atau ada juga hanya bisa dirasakan dirinya sendiri,
Faktor sederhana bisa memicu gangguan kesehatan seperti Tidak Mencuci Tangan, Menyilangkan Kaki diketika Duduk, Makan sambil berjalan, Menahan Buang Air Kecil & Terlalu Lama Mengemudi.

Kalau artikel diatas bermanfaat, lebih baik kita berlangganan di bawah ini :

Friday, September 25, 2015

Binatang & Kesehatan Bayi

Benarkah memelihara hewan bisa membuat si kecil belajar tanggung jawab? Bagaimana penyakit ditularkan oleh hewan, apakah tidak berbahaya bagi si kecil? Lalu bagaimana jika si kecil suka hewan?

Sebagai orangtua, terkadang kita heran melihat tingkah bayi-bayi jika sedang bermain binatang kesayangannya. Bahkan ada bayi menangis tersedu-sedu diketika binatang kesayangannya mati. Ada hubungan unik antara bayi & binatang.

Mengapa Suka Hewan?
Barangkali Kita memiliki bayi suka memelihara hewan tertentu. Padahal Kita sendiri tidak suka. Entah itu kucing, anjing, kelinci, hamster, ayam memang sudah biasa dipelihara. Atau bahkan binatang-binatang tak lazim seperti ular, iguana, monyet, tikus, bahkan… bayi macan.

Selain lucu, bulunya halus, bentuk wajahnya iut, sebenarnya secara psikologis ada beberapa hal membuat bayi-bayi suka memelihara hewan. Olin Eugene Myers, Jr., seorang psikolog dari Western Washington University, Amerika Serikat mengatakan, ada beberapa faktor menentukan interaksi antara bayi hewan.


A. Reaksi Positif


Reaksi bayi terhadap binatang tergantung respon awal mengenai binatang tersebut. Ini tentu saja akan dibisa bayi dari lingkungannya. Diketika seorang bayi ‘berkenalan’ binatang itu cara positif, misalnya seekor bayi kucing lucu & lincah tiba-tiba mendekati bayi Anda. Kemudian mereka akrab bercanda, si kucing juga nurut dibelai-belai, maka respon positif telah tertanam pada diri bayi Anda. Maka jika bayi Kita kemudian berniat memelihara kucing, Kita jangan heran.

Namun diketika kucing tesrebut tiba-tiba galak lalu mencakar bayi Kita hingga berdarah, & bayi Kita menangis kesakitan sampai ia ketakutan jika dekat kucing, maka telah terjadi respon negatif. Bayi Kita tak akan lagi mau mendekati kucing, apalagi memeliharanya.

Diketika Kita mengajak bayi-bayi ke kebun binatang, tanpa disadari sebenarnya Kita telah menanamkan ‘kesan’ kepada bayi-bayi. Padahal mungkin tujuan Kita hanya ingin memperkenalkan binatang pada mereka. Respon positif bayi-bayi terhadap binatang itulah mendorong hatinya untuk mencintai binatang.

B. Tubuh Hewan Unik


Tubuh binatang lebih kecil dari tubuh bayi, bentuk badannya unik, bulu halus atau tingkahnya lucu membuat bayi-bayi Kita ‘jatuh cinta’. Secara keseluruhan mereka bisa membelainya, menggendongnya & menciuminya. Akhirnya bayi akan menemukan kesenangan lain. Berbeda jika mereka membelai boneka sekali pun itu boneka binatang.

Semakin mereka merasakan kesenangan membelai tubuh biantang kesayangannya, semakin mereka merasakan ada sesuatu ‘ikatan’ binatang kesayangannya itu. Mereka merasakan keunikan dari binatang itu.


C. Ekspresi Balik


Diketika bayi Kita membelai, mencium & memeluk binatang kesayangannya itu, tentu saja si binatang ikut merasakan betapa ia disayang. Si binatang juga akan memberikan respon balik gerak-geriknya. Diketika ia dibelai-belai, binatang itu akan diam manja. Diketika ia diajak bercanda, ia akan senang meloncat-loncat. Itulah ekspresi balik binatang melalui feeling-nya.

D. Saling Berinteraksi
Kucing ini membujuk bayi untuk berhenti menangis:

Diketika seorang bayi telah punya kesan positif & merasa telah menbisakan ‘sesuatu’ dari hewan peliharaannya itu, bayi akan menganggap binatang peliharaannya sebagai ‘teman’. Mereka saling berinteraksi satu sama lain. Bayi punya rasa kepedulian & tanggung jawab menjaga binatang kesayangannya itu & si binatang seolah-olah merasa punya ‘hutang budi’ pada tuannya.

Benarkah Bermanfaat?
Bayi Jadi Lebih Peduli:


Secara psikologis, bayi memelihara binatang jadi lebih peduli, lebih bertanggung jawab, juga lebih sayang. Tampaknya memelihara binatang ada sisi positifnya. Berdasarkan hasil penelitian, berteman hewan mengajarkan bayi tanggung jawab, mendorong tumbuhnya kepedulian, rasa solidaritas, pertemanan, keamanan, kenyamanan & sarana menyalurkan kasih sayang.

Beberapa bayi bahkan menggunakan binatang peliharaannya sebagai teman ketika mereka bosan, kesepian, atau diketika sedang sedih. ahkan beberapa negara telah menggunakan binatang sebagai sarana terapi bagi bayi-bayi yagn sulit menjalani hubungan orang lain. Tapi, kata Myers, sebaiknya tidak memilih hewan-hewan tidak lazim seperti ular, iguana atau bayi macan, kecuali orangtua memang sudah memeliharanya lebih dulu. Jadi, biarkanlah bayi-bayi Kita memelihara binatang kesukaannya.

Jika Bayi Kita Memelihara Binatang



Pastikan bahwa binatang akan dipelihara bukan binatang buas & bebas dari penyakit. Bawalah binatang tersebut ke dokter hewan untuk memastikannya. Secara berkala bawalah binatang tersebut ke dokter hewan untuk memastikan bahwa binatang itu sehat.

Ajari bayi Kita untuk selalu menjaga kebersihan binatang peliharaannya. termasuk di mana binatang itu mengeluarkan kotoran, makan & sebagainya.

Mintalah bayi untuk memberi sendiri makan & minum binatang kesayangannya. Tegaskah bahwa itulah konsekuensi jika ingin memelihara binatang.

Tekankan pada mereka bahwa binatang hanya ‘jembatan’ bagi mereka untuk bisa lebih baik bersosialisasi orang lain


Sumber 
Diskusi lebih lanjut di SINI

Thursday, September 24, 2015

Daftar bahan makanan pemicu perut kembung ibu hamil



Perut Kembung pada Ibu Hamil akan sering terjadi karena adanya peningkatan gas lambung dipengaruhi oleh hormon progesteron. Gangguan ini biasanya akan memicu gangguan pencernaan pada Ibu Hamil. Perut kembung pada ibu hamil, tidak hanya disebabkan karena peningkatan hormone pregesteron, namun juga bisa disebabkan karena cara makan tidak benar, seperti sering menelan udara diketika makan & mengkonsumsi makan makanan bisa memicu perut kembung.

Untuk Mencegah perut kembung, sebaiknya ibu hamil memperhatikan cara makan & menghindari makan makanan penyebab perut kembung, diantaranya adalah:

Kubis, karena jenis sayuran ini bisa memperlambat pencernaan pada ibu hamil & menyebabkan rasa mulas.

Kacang, memang makanan baik untuk ibu hamil. Namun apabila dikonsumsi secara berlebihan, kandungan raffinose pada kacang bisa menyebabkan gas pemicu perut kembung. Untuk mengurangi kandungan raffinose, sebaiknya kacang direndam terlebih dahulu & dicuci bersih sebelum diolah.

Makanan digoreng, banyak mengandung lemak & sulit dicerna. Karena alasan ini sebaiknya ibu hamil mengurangi makanan digoreng & lebih memilih makanan proses pengolahan lain.

Apel, adalah salah satu makanan mengandung pektin diketahui juga bisa memicu gas di dalam pencernaan.

Lobak, paprika hijau & bawang adalah makanan lain juga bisa memicu perut kembung pada ibu hamil.

Minuman Ringan berkarbonasi sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena bisa memicu perut kembung & memicu ketidaknyaman diketika mengkonsumsi makanan padat.

Keju, tidak menggunakan proses pasteurisasi sebaiknya dihindari oleh ibu hamil, karena banyak sekali mikroorganisme berbahaya untuk kesehatan janin. Selain itu keju juga bisa meingkatkan gas dalam lambung.

Kentang, mengandung pati bisa memperlambat proses pencernaan & membuat bakteri di dalam usus besar bermasalah sehingga memicu penumpukan gas, menyebabkan perut kembung pada ibu hamil.

Mentimun, adalah salah satu jenis sayuran banyak mengandung air. Meski mentimun bisa memperlancar pencernaan, namun juga bisa memicu perut kembung.

Jagung, apabila tidak dikunyah secara benar & sempurna bisa menyebabkan perut kembung pada ibu hamil.

Ringkasan:

Penyebab Perut Kembung pada Ibu Hamil adalah hormon progesterone & cara makan salah,
Mencegah perut kembung pada ibu hamil bisa dilakukan menjaga pola makan benar,
Makanan pemicu perut kembung pada ibu hamil adalah Kubis, Kacang, Makanan digoreng, Apel, Lobak, paprika hijau, bawang, Minuman Ringan, Keju, Kentang, Mentimun, Jagung.